Pengalaman Berkesan Mengawal Blusukan Bupati Pringsewu. #CoretanRidwan - Mediawarga.info

Breaking

BANNER 728X90

10/02/2016

Pengalaman Berkesan Mengawal Blusukan Bupati Pringsewu. #CoretanRidwan

Mediawarga.info--Hari itu, Ahad, 6 Maret 2016, saya dan Bupati Pringsewu, KH. Sujadi Saddad, menghadiri kegiatan sosial yang digelar Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Pekon Margakaya Kecamatan Pringsewu. Dalam obrolan singkat, ia mengatakan, "Ridwan, sebenarnya saya yang harus mengantarkan bantuan ini langsung ke rumah-rumah rakyat, karena itu yang diajarkan di kitab-kitab tugas seorang pemimpin."

“Iya, Pak Sujadi,” jawab saya singkat. “Itu sikap yang sudah dicontohkan langsung oleh Amirul Mukminin Umar bin Khattab. Namun, apa yang Pak Bupati lakukan hari ini sudah luar biasa. Di tengah kesibukan, Bapak masih sempatkan waktu untuk menghadiri kegiatan program kami,” tambah saya.

Itulah sekelumit dialog antara saya, sebagai Asisten Koordinator Kota (Askorkot) Mandiri Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kabupaten Pringsewu dengan Bupati Pringsewu KH. Sujadi Saddad. Selaku Bupati Pringsewu, Sujadi Saddad memang sangat peduli terhadap pelaksanaan kegiatan Program Kotaku. Berbagai event kegiatan Program Kotaku, seperti Lokakarya Tingkat Kabupaten maupun kegiatan di tingkat pekon (desa), ia selalu hadir, seperti kegiatan santunan sosial dan peresmian pembangunan infrastruktur.

Hari itu di Pekon Margakaya merupakan kali ketiga beliau hadir dalam kegiatan santunan sosial, yang digelar LKM sebagai Organisasi Masyarakat Warga (OMW) atau organisasi masyarakat sipil yang dilahirkan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan. Kegiatan santunan sosial ini bersumber dari sisa laba bersih Unit Pengelola Keuangan (UPK), satu unit LKM di bidang Ekonomi Bergulir.

Dalam laporannya kepada Bupati Pringsewu, Koordinator LKM “Bintang Harapan Pekon Margakaya Lasiman menyatakan, laba bersih UPK LKM Margakaya tahun 2015 sebesar Rp35.525.000, dimana 40% dari laba tersebut, atau Rp14,5 juta, dialokasikan untuk kegiatan santunan sosial. “Tahun ini, ada sekitar 120 orang Lansia dan dhuafa yang menerima santunan sosial,” ungkap Lasiman.

Dalam sambutannya, KH. Sujadi Saddad mengatakan, kegiatan santunan sosial ini merupakan buah kerja keras, kejujuran dan keikhlasan para pengurus LKM dan UPK. Karena, transparansi LKM, sisa keuntungan atau laba bersih sebagian disalurkan kembali kepada masyarakat. “Saya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan LKM Pekon Margakaya ini,” ujar bupati, yang sekaligus tokoh Nahdatul Ulama (NU) Lampung ini.

Karena bupati juga seorang ulama, setiap kunjungan ke pekon-pekon, ia selalu mengajak warga pekon untuk bershalawat bersama. Seperti di Pekon Margakaya, KH. Sujadi mengajak seorang ibu yang sudah lansia untuk bershalawat bersama.

Sebelumnya saya juga mengawal Bupati Pringsewu KH. Sujadi Saddad “blusukan” ke Kelurahan Fajaresuk dan Pekon Waluyojati. Pada Sabtu, 23 Januari 2016, KH. Sujadi Saddad melakukan kunjungan kerja tanpa didampingi protokoler ke Pekon Waluyo Jati, Kecamatan Pringsewu. Bupati hanya didampingi sopir pribadinya.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka menghadiri kegiatan yang sama seperti di Pekon Margakaya. Uniknya, hanya dengan undangan via pesan pendek (SMS), Pak Yayi—Kyai, sebutan akrab Sujadi—bersedia hadir dalam kegiatan-kegiatan Program Kotaku. Hal ini tidak terlepas sudah terjalinnya komunikasi yang baik antara pelaku Program Kotaku dengan Bupati Pringsewu yang sudah dibina sejak tahun 2011.

Seperti halnya di Margakaya, di Pekon Waluyojati sedikitnya 118 warga asal Pekon Waluyojati yang terdiri dari kaum dhuafa dan lansia mendapat bantuan paket sembako dan santunan. Sebelum menyerahkan bantuan kepada warga Waluyo Jati, KH. Sujadi Saddad dengan berjalan kaki "blusukan" meninjau jalan-jalan Pekon Waluyo Jati yang masih tanah itu, dan melihat hasil kegiatan Program Kotaku didampingi Camat Pringsewu, Tim Teknis Pemda, jajaran konsultan Program Kotaku dan LKM Waluyo Jati. 

Setelah “blusukan” ke Waluyo Jati, Bupati Pringsewu menyambangi Kelurahan Fajaresuk pada Kamis, 28 Januari 2016 guna menghadiri kegiatan serupa. Sedikitnya 100 warga dari 19 RT di Kelurahan Fajaresuk, terdiri atas Lansia, janda dan kaum dhuafa mendapat bantuan paket sembako dan santunan dari LKM dan diberikan langsung oleh bupati.

Dengan menggunakan Bahasa Jawa yang komunikatif, Sujadi berdialog dengan penerima manfaat santunan sosial. Bupati, sangat mengapresiasi kegiatan sosial yang dilaksanakan LKM Fajaresuk ini. “Harapannya, setiap tahun kegiatan ini bisa dilaksanakan, karena sangat bermanfaat bagi warga yang tidak mampu dan Lansia. Namun, saya akan lebih bangga jika ada warga yang tidak mampu hadir di sini, tahun depan tidak lagi menerima bantuan, karena kesejahteraannya telah meningkat,” ungkap Sujadi. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan reward oleh UPK Fajaresuk kepada lima Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) terbaik yang selalu tepat waktu melunasi angsuran ekonomi bergulir.

Ada satu hal yang sangat berkesan dari seorang Sujadi Saddad selama saya mengawalnya blusukan, yaitu sikap egaliter dan merakyat. Pernah, di sesi makan siang, beliau mengambilkan langsung sepiring nasi untuk saya. Tentu, saya kaget, karena seorang bupati menyodorkan sepiring nasi langsung kepada saya, apalagi saya hanya warga pendatang dari Bogor. Sebuah penghargaan yang belum tentu diberikan kepada orang lain.

Pesan terakhir sebelum saya berpisah dengan KH. Sujadi Saddad, beliau mengundang saya untuk ke rumahnya. “Insyaa Allah, Pak, nanti saya silaturahim ke rumah Bapak,” jawab saya singkat.

Memang banyak hal yang ingin saya tanyakan langsung kepada KH. Sujadi Saddad. Salah satunya tantangan sebagai kepala daerah, sekaligus seorang ulama. Memang hanya beberapa kepala daerah yang dipimpin ulama, sekaligus seorang umara. Salah satunya ada di Lampung, yakni Bupati Pringsewu.

Dokumentasi lainnya:


Oleh: Muhammad Ridwan
Askorkot CD Mandiri Program Kotaku
Kabupaten Pringsewu OC 2 Provinsi Lampung

2 komentar:

  1. saya ibu irma seorang TKI DI SINGAPURA
    pengen pulang ke indo tapi gak ada ongkos
    sempat saya putus asah apalagi dengan keadaan susah
    gaji suami itupun buat makan sedangkan hutang banyak
    kebetulan saya buka-bukan internet mendapatkan
    nomor MBAH SERO katanya bisa bantu orang melunasi hutang
    melalui jalan TOGEL dengan keadaan susah terpaksa saya
    hubungi dan minta angka bocoran SINGAPURA
    angka yang kemarin di berikan 4D yaitu 6377 TGL 01-09-2016
    ternyata betul-betul tembus 100% alhamdulillah dapat Rp.250.juta
    bagi saudarah-saudara di indo mau di luar negeri
    apabila punya masalah hutang sudah lama belum lunas
    jangan putus asah beliau bisa membantu meringankan masalah
    ini nomor hp -> (-082-370-357-999-) MBAH SERO
    demikian kisah nyata dari saya tampah rekayasa
    atau silahkan buktikan sendiri..

    BalasHapus
  2. saya ibu irma seorang TKI DI SINGAPURA
    pengen pulang ke indo tapi gak ada ongkos
    sempat saya putus asah apalagi dengan keadaan susah
    gaji suami itupun buat makan sedangkan hutang banyak
    kebetulan saya buka-bukan internet mendapatkan
    nomor MBAH SERO katanya bisa bantu orang melunasi hutang
    melalui jalan TOGEL dengan keadaan susah terpaksa saya
    hubungi dan minta angka bocoran SINGAPURA
    angka yang kemarin di berikan 4D yaitu 6377 TGL 01-09-2016
    ternyata betul-betul tembus 100% alhamdulillah dapat Rp.250.juta
    bagi saudarah-saudara di indo mau di luar negeri
    apabila punya masalah hutang sudah lama belum lunas
    jangan putus asah beliau bisa membantu meringankan masalah
    ini nomor hp -> (-082-370-357-999-) MBAH SERO
    demikian kisah nyata dari saya tampah rekayasa
    atau silahkan buktikan sendiri..

    BalasHapus